Model Pembelajaran Tradisional, Swedia Terapkan Sekolah Bebas Seluler

Model Pembelajaran Tradisional

Model Pembelajaran Tradisional – Pemerintah Swedia mulai meninggalkan perangkat digital saat pembelajaran dan kembali ke model pembelajaran tradisional.

Di tengah kecanggihan teknologi untuk mendukung pembelajaran, Pemerintah Swedia mengambil langkah untuk mengurangi penggunaan perangkat digital di sekolah.

Bahkan Swedia telah menerapkan beberapa cara untuk memantapkan langkahnya kembali ke model pembelajaran tradisional.

Salah satu cara Swedia untuk kembali ke model pembelajaran tradisional adalah tidak di perbolehkan menggunakan ponsel di sekolah.

Baca juga artikel lainnya di dikbudbuol.com

Swedia terapkan sekolah bebas seluler

Di kutip dari laman resmi Pemerintah Swedia, Senin (20/1/2025) salah satu yang di terapkan Swedia adalah menerapkan sekolah bebas seluler (handphone).

Survei PISA terbaru mengungkapkan korelasi erat antara penurunan pengetahuan siswa di Swedia dan penggunaan ponsel.

Menyerahkan ponsel siswa selama hari sekolah dapat meningkatkan keselamatan, pembelajaran, dan pengembangan pengetahuan siswa.

Pemerintah telah menugaskan penyelidikan mengenai bagaimana pengumpulan telepon seluler dan perangkat komunikasi lainnya dapat di atur.

Peraturan ini akan berlaku untuk prasekolah kamboja slot, sekolah wajib dan sekolah lain yang sederajat, serta pusat-pusat luar sekolah.

Beberapa cara lain yang di terapkan Swedia yakni Badan Pendidikan Nasional akan menyelidiki penggunaan layar di sekolah.

Penggunaan ponsel juga picu cyberbullying

Banyak siswa di merasa terganggu oleh siswa lain yang menggunakan perangkat digital seperti ponsel selama pelajaran. Pada saat yang sama, cyberbullying menjadi semakin umum dalam satu dekade terakhir.

Badan Pendidikan Nasional di Swedia di tugaskan untuk menyelidiki bagaimana perangkat digital di gunakan di sekolah dan di luar sekolah, dan akan mengusulkan langkah-langkah untuk membantu mengurangi penggunaan perangkat digital yang di bawa oleh siswa ke sekolah atau di luar sekolah.

Swedia juga mendorong selama kegiatan belajar, memberikan lebih banyak waktu membaca dan lebih sedikit waktu layar atau screentime.

Sehingga di harapkan, kemampuan guru untuk memilih dan menggunakan alat bantu pembelajaran sangat penting bagi kualitas pengajaran dan pembelajaran.

Data empiris ilmiah yang di kumpulkan dan pengalaman yang terbukti menunjukkan bahwa keterampilan dasar seperti keterampilan relasional, perhatian dan konsentrasi.

Serta kemampuan membaca, menulis, dan berhitung paling baik di peroleh melalui aktivitas analog di lingkungan analog.

Sebaiknya di berikan pada buku fisik pada usia yang lebih muda dan pada alat bantu pembelajaran digital yang hanya di gunakan ketika anak bertambah besar dan ketika terbukti mempunyai dampak positif.

Pentingnya kegiatan menulis dengan tangan

Dengan syarat hal ini di lakukan secara selektif dan berdasarkan pada dukungan ilmiah yang jelas dan nilai tambah pendidikan yang terdokumentasi.

Upaya Pemerintah Swedia juga termasuk slot mahjong mengembangkan pendidikan guru. Pemerintah telah menunjuk sebuah Inquiry untuk mengusulkan bagaimana meningkatkan persyaratan penerimaan untuk program pendidikan guru dan prasekolah.

Selain itu juga bagaimana meningkatkan fokus program pada pengetahuan mata pelajaran, ilmu kognitif dan metode praktis.

Penelitian telah menunjukkan betapa pentingnya menulis dengan tangan untuk belajar membaca dan mengeja. Oleh karena itu penting bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan ini selama pendidikan dan pelatihan mereka.

Baca juga: Mendikdasmen Bahas Strategi Pembelajaran Coding dan AI untuk SD

Studi juga menunjukkan bahwa pemahaman membaca teks faktual yang lebih panjang lebih baik jika teks di cetak daripada di layar.

Oleh karena itu penting bagi siswa yang mengajar untuk menerima pendidikan dan pelatihan tentang cara menggunakan buku teks fisik, alat peraga lainnya, dan latihan tulisan tangan praktis dalam pelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *